Tampilkan postingan dengan label Elektronik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronik. Tampilkan semua postingan
Jenis - Jenis RAM DDR Serta Spesifikasi Setiap DDR

Jenis - Jenis RAM DDR Serta Spesifikasi Setiap DDR

 

DDR adalah singkatan dari Double Data Rate. DDR merupakan pengembangan dari SDR SDRAM (Single Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory ). DDR SDRAM mempunyai karakteristik kecepatan dua kali lipat dari SDR SDRAM yang diperoleh karena efisiensi pengiriman data melalui efisiensi sinyal clock terhadap waktu. Jika SDR SDRAM hanya mengirim data pada satu transisi clock maka pada DDR SDRAM data dikirim pada dua transisi sinyal clock.

SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)

Adalah RAM yang dirancang untuk bisa sinkron dengan frekuensi clock dari CPU. Istilah “Synchronous” ini digambarkan pada perilaku RAM yang bisa mengetahui siklus clock dari CPU dengan tepat. Hal ini meningkatkan kerja CPU karena tidak harus menunggu untuk bisa melakukan akses ke RAM.

Ada dua jenis SDRAM, yaitu SDR (Single Data Rate) dan DDR (Double Data Rate). SDR mengirim data pada satu transisi clock yaitu saat naik atau turun saja (rising/falling). Sedangkan DDR mengirim data pada dua transisi clock saat naik dan turun (rising dan falling). Ini membuat RAM DDR dua kali lebih cepat dari ram SDR.

Khusus untuk RAM jenis DDR SDRAM selanjutnya lebih berkembang dari RAM SDR SDRAM. Dalam perkembangannya ada beberapa jenis RAM DDR SDRAM, yaitu DDR atau DDR1, DDR2, DDR3 dan DDR4. RAM DDR pertama atau dikenal dengan DDR1 muncul pada era prosesor Intel Pentium, kemudian digantikan dengan RAM DDR2 pada era prosesor DUAL CORE kemudian pada era prosesor Core i3 digantikan dengan RAM DDR3.

Kini perkembangan RAM DDR telah mencapai versi DDR4. DDR4 merupakan generasi RAM DDR SDRAM yang terbaru pada saat artikel ini ditulis. Perkembangan RAM DDR ini salah satunya terletak pada kecepatan transfer datanya yang meningkat seiring dengan p0erkembangan Chipset dan Prosesor.

Berikut ini tabel perbedaan RAM DDR1, DDR2, DDR3 dan DDR4 :

DDR SDRAM Standard Bus clock (MHz) Internal rate (MHz) Prefetch (min burst) Transfer Rate (MT/s) Voltage DIMM pins SO-DIMM pins MicroDIMM pins
DDR 100–200 100–200 2n 200–400 2.5/2.6 184 200 172
DDR2 200–533 100–266 4n 400–1066 1.8 240 200 214
DDR3 400–1066 100–266 8n 800–2133 1.5 240 204 214
DDR4 1066–2133 100–266 8n 2133–4266 1.05/1.2 288 256

RAM DDR 1

Ini merupakan generasi pertama dari RAM jenis DDR. Dulu saat pertama kali keluar, RAM ini dikenal dengan nama DDR saja. Namun kini setelah muncul generasi berikutnya maka sering sebutan RAM DDR ini berubah menjadi RAM DDR1. RAM ini mempunyai bandwidth dua kali lipat dari RAM SDR SDRAM karena mampu mentransfer data pada siklus sinyal clock saat naik dan turun.

RAM DDR1 lahir pada era komputer pentium 4 sekitar tahun 2000. RAM DDR1 memiliki transfer rate antara 200–400 MT/s dengan kecepatan clock sebesar 100-200 MHz. RAM ini mempunyai ciri fisik yang membedakannya dengan RAM versi sebelumnya yaitu jumlah notchnya yang cuma satu berbeda dengan SDR SDRAM yang mempunyai dua notch. Notch adalah coakan pada PCB RAM yang menjadi panduan saat memasang RAM.

Berikut ini daftar RAM generasi DDR1 :

Standard name Memory clock(MHz) Cycle time(ns) I/O bus clock(MHz) Data rate(MT/s) V DDQ(V) Module name Peak transfer rate(MB/s) Timings(CL-tRCD-tRP)
DDR-200 100 10 100 200 2.5±0.2 PC-1600 1600
DDR-266 133 7.5 133 266 PC-2100 2133 2.5-3-3
DDR-333 166 6 166 333 PC-2700 2666
DDR-400A
DDR-400B
DDR-400C
200 5 200 400 2.6±0.1 PC-3200 3200 2.5-3-3
3-3-3
3-4-4

RAM DDR2

Adalah generasi kedua dari RAM DDR SDRAM. RAM ini lahir pada era komputer dual core. Saya masih ingat saat itu pertama membeli RAM DDR2 sekitar tahun 2008. Perbedaan fisik RAM DDR2 dengan DDR1 adalah letak notch-nya yang digeser agak ke pinggir. RAM DDR2 memiliki transfer rate antara 400–1066 MT/s dengan kecepatan clock 200–533 MHz.

Berikut ini daftar RAM generasi DDR2 :

Standard name Memory clock (MHz) Cycle time (ns) I/O bus clock (MHz) Data rate (MT/s) Module name Peak transfer rate (MB/s) Timings(CL-tRCD-tRP) CAS latency(ns)
DDR2-400B
DDR2-400C
100 10 200 400 PC2-3200 3200 4-4-4
3-3-3
20
15
DDR2-533B
DDR2-533C
133 7.5 266 533 PC2-4200* 4266⅔ 4-4-4
3-3-3
15
11¼
DDR2-667C
DDR2-667D
166 6 333 666 PC2-5300* 5333 5-5-5
4-4-4
15
12
DDR2-800C
DDR2-800D
DDR2-800E
200 5 400 800 PC2-6400 6400 6-6-6
5-5-5
4-4-4
15
12½
10
DDR2-1066E
DDR2-1066F
266 3.75 533 1066 PC2-8500* 8533 7-7-7
6-6-6
13⅛
11¼

RAM DDR3

Adalah generasi penerus dari RAM DDR2. Ciri fisiknya adalah notchnya digeser lagi agak kepinggir dibanding dengan RAM DDR2. RAM ini lahir pada era komputer Core i3. RAM DDR3 mempunyai konsumsi daya yang lebih rendah 40% dibanding dengan RAM DDR2. Hal ini memungkinkan RAM DDR3 dapat dioperasikan pada tegangan 1.5V yang lebih rendah dari RAM DDR (sebesar 2.5V) dan DDR2 (sebesar 1.8V).

RAM DDR3 memiliki transfer rate antara 800 ~ 1600 MT/s dengan kecepatan clock 200–533 MHz. Lebar prefetch dari RAM DDR3 adalah sebesar 8bit, nilai ini dua kali dari RAM DDR2 yang hanya sebesar 4bit dan empat kali dari RAM DDR yang memiliki lebar prefetch sebesar 2bit. Pada RAm DDR3 memiliki fitur baru yaitu ASR (Automatic Self-Refresh) dan SRT (Self-Refresh Temperature). Fitur ini membuat RAM DDR3 dapat secara otomatis mengontrol refresh rate sesuai dengan variasi suhu.

Berikut ini daftar RAM generasi DDR3 :

Standard name Memory clock (MHz) Cycle time(ns) I/O bus clock (MHz) Data rate (MT/s) Module name Peak transfer rate (MB/s) Timings (CL-tRCD-tRP) CAS latency (ns)
DDR3-800D
DDR3-800E
100 10 400 800 PC3-6400 6400 5-5-5
6-6-6
12.5
15
DDR3-1066E
DDR3-1066F
DDR3-1066G
133 7.5 533 1066 PC3-8500 8533 6-6-6
7-7-7
8-8-8
11.25
13.125
15
DDR3-1333F*
DDR3-1333G
DDR3-1333H
DDR3-1333J*
166 6 666 1333 PC3-10600 10666 7-7-7
8-8-8
9-9-9
10-10-10
10.5
12
13.5
15
DDR3-1600G*
DDR3-1600H
DDR3-1600J
DDR3-1600K
200 5 800 1600 PC3-12800 12800 8-8-8
9-9-9
10-10-10
11-11-11
10
11.25
12.5
13.75
DDR3-1866J*
DDR3-1866K
DDR3-1866L
DDR3-1866M*
233 4 933 1866 PC3-14900 14933 10-10-10
11-11-11
12-12-12
13-13-13
10
11
12
13
DDR3-2133K*
DDR3-2133L
DDR3-2133M
DDR3-2133N*
266 3.75 1066 2133 PC3-17000 17066 11-11-11
12-12-12
13-13-13
14-14-14
10
11
12
13

RAM DDR4

Ini merupakan generasi terbaru dari RAM DDRSDRAM dengan transfer data mencapai 2133 ~ 3200 MT/s. RAM DDR4 juga lebih efisien dengan tegangan kerja sebesar 1.2V. Dengan tegangan sebesar 1.2V ini tercatat RAM DDR4 mampu mencapai transfer data rate sebesar 2400 MT/s.

Pada RAM DDR4 terdapat empat grup bank dimana setiap grup mampu menangani operasi secara independen. Hal ini membuat RAM DDR4 mempu memproses 4 data dalam satu siklus clock dan membuatnya jelas lebih efisien dari RAM DDR3.

Selain itu pada RAM DDR4 juga terdapat fitur baru lainnya seperti DBI (Data Bus Pembalikan), CRC (Cyclic Redundancy Check) dan CA paritas. Fitur-fitur ini meningkatkan integritas sinyal RAM DDR4 dan tentu saja meningkatkan stabilitas transmisi data / akses.

Sumber :

  • https://serbaserbikomputerweb.wordpress.com/jenis-jenis-ddr-dan-perbedaan-setiap-ddrnya/
Processor Bagusan Mana ? Intel atau AMD ?

Processor Bagusan Mana ? Intel atau AMD ?

1. Kecepatan

Saat hendak membeli laptop, tentu Anda ingin memiliki perangkat laptop yang memiliki sistem kerja cepat, bukan? Laptop yang cepat senantiasa dapat memudahkan Anda dalam membuka aplikasi tanpa membutuhkan waktu lama. Terutama saat sedang mengerjakan tugas, laptop yang cepat tentu membuat Anda tidak lagi buang-buang waktu percuma.

Apabila dilihat dari sisi kecepatan, telah didapatkan sebuah fakta menarik berdasarkan tes benchmark tentang AMD dan Intel. Intel diklaim jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan processor AMD. Walaupun tidak kalah jauh, akan tetapi mutlak bahwa Intel memiliki kecepatan yang lebih baik ketimbang AMD.

2. Grafis game

Sekarang ini ada begitu banyak sekali pilihan game menarik yang bisa dimainkan via perangkat komputer seperti halnya laptop. Salah satunya adalah game FPS yang kabarnya bisa dimainkan di semua jenis laptop. Contoh dari game first person shooter tersebut di antaranya Destiny 2, Counter-Strike, Rage 2, Call of Duty, Far Cry 5 dan sebagainya.

Kekuatan Prosesor AMD vs Intel
Kekuatan Prosesor AMD vs Intel

Dalam bermain game ini, kekuatan processor sangat penting demi lancarnya permainan game Anda. Tidak asyik rasanya apabila sedang bermain game justru terganggu dengan dengan laptop yang lemot. Jika melihat perbandingan antara AMD dan Intel dari segi grafis game, tentu AMD terbukti jauh lebih kuat. AMD mampu bertahan di posisi serupa walau suhu laptop meningkat.

3. Manajemen suhu

Saat mengoperasikan laptop, pasti suhu perangkat tersebut akan naik secara perlahan. Processor tentu berperan penting sebagai penentu suhu di samping kipas bawaan perangkat laptop tersebut. Untuk itu, sebelum membeli laptop Anda perlu memilih mana penyedia processor yang menawarkan manajemen suhu lebih baik.

Jika dilihat dari sisi manajemen suhu, Intel dirasa jauh lebih baik dibanding AMD. Terobosan terbaru ini akan menjadikan kinerja processor otomatis diturunkan ketika suhu meningkat. Dengan adanya penyesuaian suhu secara otomatis ini, processor Intel terbilang jauh lebih tenang. Selain itu, Intel juga tidak menyebabkan laptop menjadi terlalu panas layaknya AMD.

4. Multimedia

Bagi perangkat laptop, multimedia sangat penting agar mampu memberikan beragam manfaat bagi penggunanya. Berdasarkan sisi multimedia, processor Intel dan AMD memiliki perbandingan yang cukup menggiurkan. Intel diklaim jauh lebih unggul dari AMD. Hal ini mengingat bahwa gambar yang ditampilkan oleh processor Intel jauh lebih tajam dan jelas.

AMD sedikit lebih tertinggal dibandingkan dengan Intel dari sisi multimedia. Bahkan hal ini juga sudah terbukti dalam dunia game di seluruh dunia.

5. Virus

Ketika Anda mempunyai laptop, tentu cukup khawatir apabila laptop tersebut terkena virus. Virus laptop atau malware adalah semacam program yang paling sering memberikan efek buruk bagi pengguna laptop itu sendiri. Parahnya, virus bisa memperburuk kinerja sistem laptop. Beruntungnya, dalam teknologi mutakhir processor AMD terdapat sejenis teknologi yang efektif guna mendeteksi virus,

Sebelum virus menjangkiti perangkat laptop Anda, processor AMD bakal lebih dulu tahu. Sayang sekali, Intel belum mempunyai teknologi mutakhir seperti processor AMD. Hal ini memberikan kesimpulan bahwa AMD jauh lebih unggul dibanding Intel dari sisi pendeteksi virus.

6. Harga

Perbandingan paling banyak disoroti antara processor Intel dan AMD tentu berdasarkan harganya. Persoalan harga penting sekali untuk Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli laptop dengan processor AMD VS Intel. Tidak menampik juga bahwa spesifikasi lain patut dipertimbangkan juga.

Untuk persoalan harga, processor Intel dan AMD memiliki perbedaan harga yang cukup signifikan. Saat ini laptop yang menggunakan processor Intel terbilang sedikit lebih mahal dibanding AMD.

Jika Anda ingin membeli laptop dengan harga murah tapi spesifikasi tinggi, maka bisa langsung memilih laptop dengan processor AMD. Akan tetapi, apabila Anda mau membeli laptop dengan performa multimedia yang baik maka pilihlah laptop dengan processor Intel.

Harga Prosesor AMD dan Intel
Harga Prosesor AMD dan Intel

Bukan perkara sulit untuk memahami perbedaan antara processor AMD VS Intel sebelum Anda melakukan pembelian laptop. Meskipun dari segi branding, processor Intel dirasa lebih unggul ketimbang AMD. Akan tetapi, semua tergantung dari kemauan Anda. Penting bahwa Anda membeli laptop sesuai kebutuhan dan budget yang dimiliki. Kedua processor ini sama baiknya.

Demikian pembahasan mengenai perbedaan AMD vs Intel, silahkan tentukan pilihan Anda dan sesuaikan dengan kebutuhan. Perlu diketahui selain memberikan informasi yang menarik tentang IT.

Sumber :

  • https://qwords.com/blog/perbedaan-amd-vs-intel/

 

16 Tips Cara Memilih Laptop Terbaik yang Cocok dengan Kebutuhan Masing-masing

16 Tips Cara Memilih Laptop Terbaik yang Cocok dengan Kebutuhan Masing-masing

1. Baru atau Bekas?

Sebelum membeli laptop, tentukan kondisinya, mau yang baru atau bekas. Menurut saya tidak ada masalah sih, selama persiapannya seperti yang ada di poin-poin berikutnya. Tapi kalau mau beli bekas tapi nggatidak tau tips triknya, maka ada kemungkinan akan mengecewakan.

Jika seandainya mau beli yang baru sih sah sah saja. Malahantidak perlu repot menjalankan semua tips dibawah, walaupun ada beberapa yang mesti dilakukan juga. Tapi kalau misalnya duitnya pas-pasan, mending beli yang bekas saja, yang penting hati-hati tertipu.

2. Memilih Sistem Operasi

Tips memilih laptop yang kedua ada pada sistem operasi. Sebelum membeli laptop kita sering sekali dihadapkan dengan kebingungan ketika kita memilih sistem operasi dari laptop tersebut, terutama bagi orang yang awam dengan dunia teknologi.

Sistem operasi ada banyak sekali, namun ada beberapa sistem operasi yang biasanya terjual beserta laptopnya, namun ada juga laptop yang dijual tanpa sistem operasi, jadi kita harus membeli lisensi dari sistem operasi yang kita inginkan. Sistem operasi yang biasanya ada di pasaran laptop antara lain :

a. Mac

Mac OS merupakan sistem operasi yang hanya didapatkan ketika membeli MacBooks. Sistem operasi ini memiliki antivirus yang bisa dikatakan sangat kuat, jadi jika kita membeli MacBook maka kemungkinan besar semua data pekerjaan kita dapat dengan aman disimpan tanpa harus terkena virus/malware.

Hal ini tentu menjadi sangat efektif, terutama bagi seorang editor video. Maka MacBook ini lebih dikhususkan oleh para video atau konten kreator, seperti youtube, film, dan lainnya. Harga dari MacBook ini memang sedikit mahal, tetapi dengan kualitas yang dijanjikan oleh perusahan Apple sendiri memang sangat mumpuni.

b. Windows 10

Windows adalah sistem operasi yang sangat sering sekali kita jumpai. Hampir semua komputer maupun laptop menggunakan sistem operasi ini.Windows 10 merupakan versi terbaru dari Microsoft setelah windows 8.1.

sistem operasi sebagai tips memilih laptop

Windows 10 ini menjadi salah satu penyempurna dari versi-versi sebelumnya, karena fitur yang ditawarkan dari windows 10 ini lebih menarik. Sistem operasi ini merupakan sistem operasi kelas tinggi dengan segala kecanggihanya.

Windows 10 ini sudah dilengkapi digital assistant bernama Cortana. Hal ini menjadi sangat berguna ketika kita ingin mengetahui atau melakukan suatu hal dengan cepat. Karena dengan Corta kita hanya cukup memanggilnya dengan mengucapkan “Hey Cortana” maka dia akan bersiap menerima perintah yang kita inginkan.

c. Chrome OS

Chrome OS merupakan sistem operasi keluaran Google yang akhir-akhir ini sedang marak dibicarakan di banyak media.

Desain interface dari sistem operasi ini memang sangat menarik dan elegan dan tampilanya pun tidak berbeda jauh dari sistem operasi produksi microsoft. Sistem operasi ini juga dapat menjalankan beberapa aplikasi android yang ada di smartphone android kita.

3. Memilih Fasilitas 2 in 1 Sesuai Kebutuhan (Hybird / Konvensional)

Disamping faktor sistem operasi, kita juga harus memperhatikan fasilitas 2 in 1 dari beberapa laptop saat ini.Banyak sekali laptop yang mampu menjadi sebuah tablet ataupun menjadi bentuk-bentuk lain sesuai dengan kebutuhan.

Namun biasanya laptop yang memiliki fasilitas 2 in 1 ini memiliki masalah pada daya tahan baterainya. Daya tahan dari baterainya kadang memiliki kelemahan. Kebanyakan dia hanya mampu bertahan Screen on Time selama kurang lebih 60-90 menitan.

laptop hybrid sebagai model laptop terkini

Jadi untuk para editor maupun gamer sekalipun, ini menjadi masalah yang amat penting. Laptop dengan fasilitas ini biasanya lebih mementingkan desain dari pada kegunaanya. Maka laptop dengan fasilitas ini sangat tidak dianjurkan untuk para editor maupun gamer.

4. Memilih Ukuran Laptop

Sebelum kita melihat harga dari sebuah laptop, kita juga memperhatikan ukuran dari laptop yang akan kita pilih. Ukuran laptop memiliki banyak varian, dari yang terkecil sampai terbesar. Itu semua digantungkan sesuai dengan kebutuhan kita. Biasanya, laptop dikategorikan dari ukuran layarnya.

Beberapa ukuran layar standar laptop di pasaran, antara lain :

11 – 12 inchi

Laptop dengan ukuran layar seperti ini biasanya hanya memiliki berat kurang lebih 1-1.8 kg. Cocok untuk anak-anak sekolahan

13 – 14 inchi

Laptop dengan ukuran ini mempunyai layar yang lumayan besar.

15 inchi

Ukuran ini sangat sering kita jumpai dalam toko-toko penjual laptop saat ini. Ukuran layarnya memang terbilang lumayan lega. Laptop dengan ukuran seperti ini biasanya digunakan oleh para mahasiswa maupun guru.

17 – 18 inchi

Jika anda seorang editor atau gamer, anda patut untuk membeli laptop dengan ukuran ini, karena dengan laptop sebesar ini semua kebutuhan anda tentang laptop menjadi sangat lega. Laptop dengan sebesar ini biasanya memiliki berat diatas 2 kg, maka untuk para guru laptop ini kurang cocok.

5. Koreksi Keyboard dan Touchpad

Keyboard dan Touchpad memang menjadi peran penting dari sebuah laptop. Tanpa adanya kedua hal ini, maka sebuah laptop tidak berarti apa-apa. Keyboard dan touchpad dari setiap laptop memang memiliki perbedaan. Namun perbedaan ini disesuaikan kebutuhan pengguna masing-masing.

Jika anda seorang pekerja atau orang yang setiap harinya membutuhkan laptop untuk mengetik, kami ada beberapa tips untuk memilih laptop dengan keyboard sesuai kebutuhan yaitu :

tips memilih laptop

· Pastikan ketika keyboard kita tekan lalu kita lepas, keyboard tersebut dapat kembali ke posisi semula dengan baik
· Pastikan jarak antar tombol pada keyboard sesuai dengan kebutuhan kita
· Pastikan ketika kita mengetik kita merasa nyaman saat menggunakanya

Touchpad juga salah satu hal penting. Ada beberapa tips lagi untuk memilih laptop dengan touchpad yang baik :
· Keakuratan dari touchpad harus sempurna
· Sensitivitas dari touchpad harus terbilang lumayan
· Kualitas dan keawetan dari touchpad harus baik

6. Tentukan Spesifikasi

Laptop memiliki beberapa bagian didalamnya, ada prosesor, hard drive, RAM, VGA dan lainnya. Semua bagian tersebut merupakan penunjang dari kinerja setiap laptop. Semua bagian tersebut dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan kita.

Komponen utama dari laptop yaitu prosesor. Prosesor merupakan otak dari setiap laptop.Prosesor mempunyai banyak sekali varian, dari termurah sampai termahal. Prosesor setahu saya hanya ada dua merk ternama yaitu Intel Corporation dan AMD. Kedua merk ternama ini memang saling beradu kualitas terutama di bidang hardware.

Kedua prosesor ini memiliki karakter dan harga yang berbeda. Prosesor Intel memang lebih mahal dari AMD, namun performa dari keduanya tidak jauh berbeda. Kedua merk tersebut juga bersaing dalam bidang RAM maupun VGA Card.

Tips memilih hardware laptop :
· Sesuaikan performa hardware sesuai dengan kebutuhan kita
· Pastikan anda tidak salah memilih
· Untuk para editor maupun gamer, pastikan memilih laptop dengan clock speed
diatas 3.0 Ghz
· Perhatikan ukuran RAM sesuai dengan kebutuhan kita

7. Baterai

Jika anda seorang yang memiliki banyak waktu didepan laptop, lebih baik anda memilih laptop dengan daya tahan baterai kisaran lebih dari 2 jam. Karena laptop dengan daya tahan baterai sebesar ini, kita tidak perlu direpotkan lagi
dengan charger laptop ketika kita sedang menggunakanya jauh dari sumber listrik.

Terutama kalau Anda seorang gamer yang membutuhkan laptop dengan kapasitas baterai yang mumpuni, Anda harus teliti memilih laptop dengan kapasitas baterai yang Anda anggap cocok untuk Anda. Namun biasanya ada juga beberapa merk laptop yang juga menjual baterai nya secara terpisah sesuai dengan kebutuhan kita.

8. Sesuaikan Dengan Kantong Anda

Sebelum membelinya pastikan anda memiliki budget yang cukup untuk membeli laptop sesuai dengan kebutuhan kita tentunya. Ketika anda memiliki budget yang lebih, lebih baik anda membeli laptop dengan spesifikasi yang Anda butuhkan, tidak perlu spek tinggi jika Anda belum membutuhkannya.

Namun, jika Anda belum punya dana yang cukup untuk membeli laptop yang Anda butuhkan, sebaiknya Anda menabung lagi dan menunggu sampai uang Anda cukup untuk membeli laptop yang Anda butuhkan daripada Anda membeli laptop yang spesifikasinya terlalu rendah dan tidak cukup untuk kebutuhan Anda hanya karena dana terbatas.

9. Memilih Merk

Sebelum anda membeli laptop pastikan merk sebuah laptop yang akan anda beli tersebut terjamin sekali kualitasnya. Karena ada beberapa laptop yang menjual barangnya di luar spesifikasi yang tersedia. Setiap vendor / merk pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Tidak semua merk memiliki kinerja yang sama walaupun spesifikasi laptopnya sama. Itulah pentingnya Anda memilih merk apakah untuk laptop Anda.

10. Pastikan Aman

Seringkali Laptop dipakai untuk kerja. Dan kalau dipakai untuk bekerja, pasti laptop akan berisi file-file yang penting, seperti hasil kerja, atau bahkan dokumen perusahaan. Makanya keamanan dari laptop yang kita pakai itu harus diperhatikan.

Mengamankan laptop hanya dengan menggunakan password itu kurang aman. Apalagi kalau password-nya adalah hal-hal yang dekat dengan anda dan sudah diketahui banyak orang, nama anda misalnya. Tentu hal ini akan merugikan.

keamanan dalam memilih laptop

Data-data yang ada di laptop kita bisa diambil oleh orang yang tak bertanggung jawab. Untuk itu, diperlukan suatu pengamanan khusus, seperti fingerprint sensor. Cap jari anda tentunya tidak dimiliki oleh orang lain. Itulah kenapa perangkat yang ada fingerprint-nya itu aman.

Apalagi kalau ada software tambahan seperti Windows Hello. Wah, sudah pasti aman kalau begini. Windows hello merupakan fitur canggih di Windows 10 yang fungsinya untuk autentikasi biometrik, seperti identifikasi wajah, sidik jari, dan iris mata.

Untuk menggunakan fitur ini diperlukan perangkat khusus, seperti kamera RealSense 3D dan infrared sensor.

11. Harganya jika Dijual Kembali

Memilih merk yang bagus maksudnya bukan untuk gaya-gayaan atau biar bisa pansos di IG. Tapi dikhawatirkan jika kita membutuhkan uang yang mendesak, kita bisa menjual laptop.

Nah, jika merk-nya itu terkenal akan kualitasnya yang bagus, maka harga jual-nya masih relatif tinggi. Takutnya kalau harga jual bekasnya itu rendah, belum cukup untuk memenuhi kebutuhan itu tadi.

Jadi, sebaiknya Anda memilih laptop dengan merk yang terkenal karena harga jualnya tidak terlalu jauh dengan harga beli.

12. Garansi dan Customer Service

Garansi itu sangat penting, jaga-jaga kalau laptop yang kita beli itu produk cacat. Bayangkan, kalau kita beli laptop itu hasil dari menabung bertahun-tahun, terus pas udah beli nggak lama kemudian rusak dan nggak ada garansi, bisa lemes badan mikir biaya servisnya.

Kalaupun ada garansi, usahakan untuk mencari tahu bagaimana pelayanan customer service dari produk tersebut, apakah ramah atau terkesan cuek? Jangan sampai CS-nya itu kurang bisa memuaskan. Takutnya nanti kita akan kesulitan ketika mengajukan garansi

13. Cek Fisik sebelum Meninggalkan Toko

Kalau kita mau membeli laptop baru sih tidak perlu cek fisik, karena ngga mungkin toko jual produk yang cacat, apalagi toko yang berskala nasional.

periksa laptop sebelum meninggalkan toko

Tapi tips ini perlu dilakukan jika Anda akan membeli laptop bekas atau toko pinggir jalan. Cek semua kondisinya, mulai dari baret-baret, layar (LCD), hingga semua tuts keyboard-nya masih berfungsi atau tidak. Jangan sampai tombol powernya  tidak bisa ditekan.

14. Upgrade-able

Kita kan tahu bahwa waktu ke waktu ada yang baru. Setiap bulan, ada aja laptop baru diluncurkan dengan membawa kualitas dan performa yang semakin baik tentunya.

Hal ini untuk mrngimbangi software yang fiturnya semakin kompleks dan tentu semakin berat.

Nah, daripada kedepannya kita beli laptop lagi untuk jangka waktu yang relatif pendek, mending kita beli saja laptop yang bisa diupgrade.

Pastikan laptop yang akan kita beli itu upgradable. Walaupun yang bisa ditingkatkan Cuma RAM-nya,
tapi itu akan membantu kita nantinya ketika menjalankan software dengan versi mutakhir-nya.

15. Kelengkapan dan Konektivitas

Secanggih apapun laptop ngga akan bisa bekerja sendiri. Pasti akan membutuhkan hardware lain, seperti printer. Semahal berapapun macbook, sehebat apapun alienware, ngga bisa ngeprint sendiri. Pasti butuh printer. Selain printer, laptop juga butuh mouse.

Se-powerful- powerfulnya ROG, MSI, pasti masih butuh mouse. Jadi, pastikan laptop yang akan kita beli itu punya port/colokan yang cukup dengan kebutuhan kita. Kalau masalah konektivitas, untuk saat ini tidak ada masalah.

Soalnya semua laptop sudah dibekali dengan komponen konektivitas yang kita butuhkan, seperti LAN, WiFi, dan Bluetooth. Semua bisa kita lakukan dengan jaringan lokal, mulai dari mengontrol mouse, berbagi file, sampai main game bareng.

16. Analisis Kebutuhan

Intinya, kita membeli laptop itu sesuai dengan kebutuhan saja, biar ngga susah nantinya. Tentukan jenisnya apa? mau dipakai apa? Secara umum, jenis laptop ada 3, yaitu netbook, notebook, dan laptop.

Netbook memiliki ukuran paling kecil dari 2 jenis lainnya. Biasanya memiliki spesifikasi rendah. Tandanya harga jenis ini paling murah. Lalu ada notebook, jenis yang paling banyak dipakai orang- orang.

Ukurannya pas, tidak terlalu kecil seperti netbook, juga tak terlalu besar layaknya laptop. Jadi nyaman dipakai. Masalah spek, tergantung harganya.

Kemudian ada laptop. Hampir mirip dengan notebook sehingga sering disamakan. Aslinya ya sama sih, Cuma yang beda adalah ukurannya. Dan cirinya itu ada numpad di bagian kanan keyboard, sedangkan notebook tidak ada.

Secara fungsional, laptop juga dibagi 3 jenis.

Yang pertama adalah laptop kantoran. Sesuai namanya, jenis ini dipakai orang kantoran untuk menjalankan aplikasi Office. Tapi juga dipakai anak sekolah buat ngerjain tugas sih.

Yang kedua adalah laptop desain, dipakai untuk menjalankan aplikasi editor media, seperti Photoshop, Corel, After Effect, hingga Premiere. Speknya tinggi dan biasanya berprosesor Intel.

Dan yang ketiga adalah laptop gaming, buat main games. Dipakai untuk main game saja. Harganya relatif mahal, karena speknya juga cukup tinggi dan berkualitas, menyesuaikan perkembangan games yang semakin sulit untuk diraih.

Sumber :

  • https://makinrajin.com/blog/cara-memilih-laptop/
Tips Memilih SSD Terbaik, Sebelum anda membelinya

Tips Memilih SSD Terbaik, Sebelum anda membelinya

tips memilih ssd dengan tepat 1SSD (Solid State Drive) merupakan tempat penyimpanan data untuk PC anda. Dalam penggunaanya, SSD memiliki fungsi yang sama dengan HDD (Hard Disk Drive). HDD sendiri merupakan standart tempat penyimpanan data yang ada pada komputer selama bertahun-tahun. Perbedaan SSD dan HDD ini terletak dari cara operasi mereka. HDD menyimpan data dengan menggunakan plat metal berbentuk lingkaran, plat ini memiliki sebuah komponen bernama “Head” sebagai penunjuk tempat data yang anda inginkan. Jadi, ketika anda mengakses data tersebut plat ini akan berputar dengan “Head” sebagai penunjuk arah ke tempat data yang disimpan lalu menampilkannya.

Kelebihan dan kekurangan

SSD menawarkan sebuah teknologi baru bagi penyimpanan data. SSD menyimpan data dengan cara meletakkan data tersebut pada tempat bernama “block”. Jadi, ketika anda ingin mengakses data tersebut SSD tidak perlu mencari lagi, cukup memberikan “block” yang digunakan untuk menyimpan data anda.

Jika anda masih belum paham mengenai perbedaannya, perhatikan analogi berikut.

Anda berada pada sebuah perpustakaan lama dimana penjaga perpustakaan tersebut masih harus menggunakan buku panduan untuk mencari buku yang anda inginkan, akan sangat lama bukan? Hal itu tentu saja tidak akan terjadi jika anda berada pada sebuah perpustakaan modern yang sudah menggunaakan system informasi berbasis teknologi. Anda hanya perlu menggunakan computer untuk mencari buku yang anda inginkan, akan sangat efektif dan cepat bukan?

Inilah analogi perbandingan sebuah SSD dan HDD, anda akan menemukan efisiensi dan kecepatan operasi saat menggunakan SSD. Hal inilah yang membuat SSD menjadi alat penyimpanan terbaik bagi komputer.

Tapi SSD pun juga memiliki kelemahan. Para pengguna SSD tidak usah khawatir akan ruang penyimpanan yang kecil, cloud storage dan streaming media bisa menjadi solusi dari terbatasnya ruang penyimpanan anda.

Spesifikasi SSD yang harus dipertimbangkan

Memilih SSD yang tepat sebenarnya tidak sulit dikarenakan spesifikasi semua SSD hampir sama, sama-sama bekerja sangat cepat. Namun proses untuk memilih bisa jadi sedikit lebih rumit dengan banyaknya brand yang muncul, jika pengetahuan anda mengenai SSD tidak banyak, maka hal ini bisa jadi masalah bagi anda. Ini dia beberapa yang harus diperhatikan dalam membeli sebuah SSD:

1. High Maximum Speed

tips memilih ssd dengan tepat 2
Kecepatan SSD yang diuji lewat aplikasi disk speed test

Kecepatan membaca data dari sebuah SSD sekitar 400MB/detik dan kecepatan menulis data dari sebuah SSD sekitar 300MB/detik. Pilihlah SSD dengan kisaran membaca dan menulis data sekitar 300-400 MB/detik, lebih atau kurang sedikit tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada kinerja SSD.

 

2. Multi-level Cell

tips memilih ssd dengan tepat 3
illustrasi perbedaan SLC dan MLC

Ketika membeli SSD, anda akan dihadapkan pada 2 pilihan memori. Yaitu, Multi-Level Cell (MLC) dan Single-Level Cell (SLC). Perbedaan mendasar dari kedua tipe memori ini adalah, tipe memori MLC mampu menyimpan beberapa data dalam tiap cell-nya sehingga harga dari SSD dengan memori MLC lebih murah. Sedangkan pada tipe memori SLC, penyimpanan data hanya bisa dilakukan pada 1 cell saja.

3. SATA III Support

Semua SSD menggunakan Serial ATA (SATA) sebagai interface mereka, tapi tidak semua SSD menggunakan versi SATA terbaru dan hal ini tentu saja membatasi performa dari SSD anda. Hal ini bisa terjadi lantaran kecepatan transfer data tiap tipe SATA berbeda-beda. SATA I memiliki kecepatan transfer 1.5 GB, SATA 2 memiliki kecepatan transfer sebesar 3.0 GB dan SATA III memiliki kecepatan transfer sebesar 6.0 GB. Jika anda menginginkan bandwidth transfer data yang besar, maka memilih SATA III adalah solusi yang tepat, sebelumnya pastikan terlebih dahulu jika computer anda juga kompatibel dengan SATA 3.

4. ECC memory

ECC Memory adalah sebuah teknologi mutakhir dari SSD. Secara otomatis SSD anda akan selalu melakukan pengecekan terhadap data yang anda simpan, memastikan bahwa tak ada data yang korup sehingga tempat penyimpanan SSD anda tidak termakan oleh data yang tidak perlu. Sebuah SSD dengan teknologi ECC Memory membuatnya semakin tahan lama.

5. TRIM Support

Anda mungkin pernah mendengar sebuah teknologi ketika anda menghapus file, sebenarnya anda tidak pernah menghapusnya. Anda hanya menghindarkan file tersebut untuk bisa di baca oleh drive penyimpanan kita. Yap, itulah yang disebut dengan TRIM Support, SSD cukup membutuhkan fitur ini mengingat SSD tidak memiliki banyak space penyimpanan. Beberapa SSD terbaru memiliki teknologi ini yang bisa menghindarkan anda dari penghapusan file secara permanen.

6. Ukuran dari SSD

tips memilih ssd dengan tepat 5
Berbagai ukuran SSD

Kebanyakan SSD memiliki ukuran sebesar 2.5 inci, sangat jarang SSD yang memiliki ukuran sebesar 3.5 inci. Hal ini berarti SSD dapat digunakan pada semua laptop yang ada karena besarnya drive penyimpanan laptop sama dengan besarnya SSD. Bukan berarti anda yang menggunakan dekstop komputer tidak bisa menggunakan SSD, beberapa vendor SSD memberikan anda sebuah bracket yang bisa membuat SSD 2.5 inci tertanam pada tempat drive berukuran 3.5 inci. Jika anda membeli SSD dan tidak mendapatkan bracket-nya, banyak toko-toko aksesoris yang menyediakan bracket untuk SSD.
Satu lagi yang harus diperhatikan dalam memilih SSD yang tepat adalah ukuran ketebalannya. kebanyakan SSD hadir dengan ketebalan sebesar 7 mm dan 9.5 mm tapi juga ada beberapa SSD yang memiliki ketebalan sebesar 12 mm. Jika anda pengguna laptop yang slim, HDD dengan ketebalan 12 mm mungkin tidak akan muat dengan laptop anda

Panduan memilih SSD

tips memilih ssd dengan tepat 6
jenis, tipe dan merk berbagai SSD

Setelah anda mengetahui kekurangan dan kelebihan dari SSD dan juga mengetahui spesifikasi mana saja yang layak menjadi pertimbangan pembelian SSD, kini saatnya anda mengetahui SSD seperti apa yang tepat untuk anda, tepat dalam budget dan kebutuhan.

Berapa budget anda dalam membeli SSD?

tips memilih ssd dengan tepat 9
Biaya yang anda keluarkan

Ini merupakan pertanyaan pertama bagi user yang ingin membeli SSD, harga yang relatif mahal mengharuskan anda berpikir taktis. Tentu saja kita tidak ingin mengesampingkan sebuah fitur hanya karena faktor harga yang mahal, tapi tak ada pilihan lain karena harga SSD bahkan hampir sama dengan harga VGA. Harga SSD jelas mahal dan ketika anda menginginkan space yang lebih besar tentunya anda harus membayar lebih banyak. Jika anda memiliki uang sebesar Rp. 1.200.000 anda dapat membeli SSD dengan ruang penyimpanan sebesar 120 GB atau membeli 1 TB HDD, ini berarti untuk setiap 1 GB data yang anda simpan pada HDD, anda akan membayar sebesar Rp. 605 dan untuk setiap 1 GB yang anda simpan pada HDD, anda harus membayar sebesar Rp. 11.858. Jelas, jumlah uang yang anda keluarkan untuk membeli SSD tidak bisa dibandingkan dengan membeli HDD.

Jika anda sudah pesimis dalam masalah harga ini, maka sebaiknya anda tidak memilih SSD sebagai drive penyimpanan anda.

Berapa banyak ruang penyimpanan yang anda butuhkan?

tips memilih ssd dengan tepat 7
Kapasitas penyimpanan SSD

Dikarenakan harga SSD yang terlampau mahal, pertanyaan ini cukup vital untuk user yang ingin membeli SSD. Jika anda ingin membeli sebuah SSD, anda harus mengganti pola pikir anda yang mengharuskan menyimpan semua data dalam SSD. Anda tidak harus menyimpan semua data anda pada SSD, tentu saja banyak cara agar anda dapat menghindari hal ini. Salah satunya adalah fasilitas cloud storage dan streaming media

Ketika anda membeli sebuah SSD, hal yang harus diperhatikan adalah:
1. Pertama, Anda harus menghilangkan pikiran jika space yang besar akan terasa lebih baik. Space yang besar sama sekali tidak mempengaruhi kinerja SSD anda, melainkan hanya menyita uang anda.

2. Kedua, ketahuilah seberapa besar ruang penyimpanan yang dibutuhkan oleh sistem operasi anda. Selanjutnya ketahuilah seberapa besar space yang dibutuhkan oleh aplikasi penting yang mempengaruhi pekerjaan anda. Contoh: jika anda seorang designer, ketahuilah berapa aplikasi penting yang anda gunakan seperti 3D Max, Unity, Blender atau Photoshop.

3. Ketiga, terbiasalah menggunakan fasilitas cloud dan streaming media. Di jaman modern seperti ini, tentu saja fleksibilitas menjadi sesuatu yang sangat didambakan. Hal tersebut bisa anda dapatkan dengan fasilitas cloud dan streaming media, selain akan membebaskan drive penyimpanan anda dari beberapa data yang tidak terlalu penting seperti musik, film atau dokumen-dokumen kecil lainnya.

Dengan cara seperti diatas, tentu anda bisa dengan mudah untuk menentukan seberapa besar SSD yang akan anda butuhkan dan tentu saja tidak membebani space SSD anda. Pastikan anda memilih SSD dengan kapasitas yang lebih besar dari yang anda butuhkan, hal ini berkaitan dengan ruang penyimpanan SSD yang sedikit menyusut ketika proses transfer data saat cloning sistem operasi.

Performa SSD

Sekedar informasi, tidak ada SSD yang memiliki performa buruk. Meskipun SSD yang pelan dan paling murah, kapabilitasnya tetap jauh diatas HDD. Bukan berarti hal tersebut menandakan jika semua SSD memiliki performa yang setara. Meskipun dua SSD menggunakan versi SATA yang sama, performanya bisa jauh berbeda. Hal ini terjadi karena kontroller, atau chip yang mengatur pergerakan data masuk dan data keluar dari flash memory berbeda. Beberapa kontroller lebih cepat ketimbang yang lainnya ketika bekerja dengan data-data yang diproses.

Random Access Rates yang datang dari OS dan ketika anda menjalakan beberapa program secara bersamaan akan berpengaruh terhadap kinerja SSD. Beban yang diterima oleh SSD ini biasanya diukur dengan satuan IOPS, untuk sebuah program yang bejalan baik melakukan proses read and write membebankan sekitar 40.000 IOPS kepada SSD. Hal ini mungkin terasa baru bagi anda, tapi mengetahui hal ini dengan detail bisa membantu anda menemukan SSD yang pas untuk kebutuhan anda. Untuk mengetahui informasi tipe data dan IOPS anda bisa melihat berbagai review yang bisa anda temukan diberbagai website, just googling it.

Yang perlu anda perhatikan bahwa performa dari SSD yang memiliki space lebih kecil bukan berarti dibawah SSD yang memiliki space lebih besar. Kapasitas ruang penyimpanan bukanlah faktor baik buruknya performa suatu SSD.

Kesimpulan

Sepertinya, SSD sudah mampu menjadi media penyimpanan nomer 1 dari segi kecepatan dan fleksibilitasnya. Ketika anda melakukan proses booting dari SSD dan membandingkannya dengan HDD, kami yakin anda mungkin tidak ingin kembali menggunakan HDD. Ketika anda yakin untuk beralih dari SSD ke HDD, dan ingin menemukan kenyamanan dari sebuah drive berkapasitas rendah, kami menyarankan anda untuk menggunakan SSD dengan kapasitas sebesar 128 GB. Anda bisa mengkombinasikan SSD anda dengan media yang mempunyai kapasitas penyimpanan yang lebih besar, entah itu dalam satu ruang atau terpisah, seperti: HDD internal, HDD eksternal atau flashdisk, agar semua data non-aplikasi masih tetap bisa anda nikmati. Kami juga menyarankan untuk membeli SSD yang support dengan SATA III, fitur ini akan membantu performa dari Dekstop komputer / Laptop anda.

Pada akhirnya, penggunaan SSD ini akan memberikan keseimbangan performa, sekuritas dan fleksibilitas dengan biaya yang anda keluarkan.

Sumber :

  • https://blog.anugrahpratama.com/tips-memilih-ssd/

Kategori

Kategori